Pages - Menu

Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 September 2014

"Battle of Los Angeles 1942" Penampakan UFO Paling Misterius Sepanjang Masa

Peristiwa ini adalah peristiwa penampakan objek terbang yang tak dikenal dengan saksi mata terbanyak sepanjang sejarah manusia. Hingga kini, tak ada yang mengetahui pasti, objek apa yang pernah terbang melintas diatas kota metropolitan dan membuat panik jutaan penduduknya itu.

Peristiwa nyata paling heboh dimasanya, disaksikan oleh jutaan pasang mata, masih misterius, masih tak terpecahkan, masih tak terkalahkan dalam jumlah kesaksiannya hingga detik ini.


Insiden menggemparkan di angkasa kota metropolitan Los Angeles yang mulai terjadi pada tanggal 24 malam hingga hampir subuh 25 Februari 1942 itu, telah memakan korban jiwa sebanyak lima orang.

Peristiwa yang membuat semua orang tercengang ini terjadi lima tahun sebelum Insiden UFO Roswell (Roswell UFO incident) yang terjadi pada musim semi di tahun 1947.

Juga sama, lima tahun sebelum perjumpaan historis pilot Kenneth Arnold dengan UFO pada 24 Juni tahun 1947 dan 10 tahun sebelum Project Blue Book dimulai, sebuah peristiwa yang membuat heboh telah terjadi di atas kota Los Angeles.

Bahkan peristiwa yang sangat misterius dan tak terpecahkan hingga hari ini tersebut, akhirnya dibuat menjadi beberapa film layar kaca dan layar lebar dalam beberapa versi.

Peristiwa itu ialah, pertempuran antara Benda Terbang Tak Dikenal (BTTD) atau sering disebut UFO (Unidentified Flying Object) yang dilawan dan digempur hingga dibombardir habis-habisan oleh militer Amerika Serikat.



Kronologi Peristiwa

Tragedi ini adalah kisah perjumpaan pertama yang paling luar biasa, antara kesaksian ribuan manusia dan UFO yang pernah dilaporkan. Insiden ini dikenal dengan sebutan "The Battle of Los Angeles" atau "The Great Los Angeles Air Raid".

Benda terbang misterius itu datang pada malam hari, membuat panik sekota Los Angeles. Militer pun terlibat untuk menyelamatkan kota metropolitan itu. Dengan bantuan puluhan lampu sorot (search light), pasukan AS pun menyorotinya, agar menembaki benda misterius itu mejadi lebih mudah, supaya jatuh. Namun, apa yang terjadi? Berikut kronologinya:


Selasa, 24 Februari 1942

Pukul 19.18 malam
Militer Amerika mengeluarkan peringatan bahaya. Kerlap-kerlip cahaya terang yang tidak dikenal terpantau oleh pangkalan militer. Namun peringatan bahaya itu dicabut kembali pada pukul 22.23 malam.


Rabu, 25 Februari 1942

Pukul 1.44 pagi
Radar militer menangkap lagi pergerakan benda terbang tak dikenal. Sesaat kemudian, objek asing tersebut menghilang dari pantauan radar.

Pukul 2.00 pagi
Radar kembali menangkap objek asing itu sekitar 120 mil dari lepas pantai California dan dikonfirmasi oleh dua radar lainnya. Objek itu terus dipantau oleh radar hingga 3 mil menuju Los Angeles.

Pukul 2.10 pagi di Culver City, Los Angeles
Para penduduk di Culver City kota Los Angeles panik, malam itu sebuah objek terbang raksasa diiringi objek-objek yang lebih kecil terlihat memenuhi langit. Saat itu, belum genap tiga bulan penyerangan Jepang ke Pearl Harbor. Para penduduk mengira Culver City sedang diserang oleh musuh.

Pukul 2.25 pagi
Suara sirene mengaung-ngaung di seluruh Los Angeles. Otoritas setempat segera meminta penduduk Culver city untuk tetap didalam rumah lalu memerintahkan pemadaman listrik total. Ribuan personel tentara diperintahkan bersiaga.


Pukul 3.16 pagi
Brigade Artillery 37 tiba di Culver City. Delapan lampu sorot segera diarahkan ke langit yang gelap untuk mencari objek misterius itu. Dan kemudian, serempak, delapan sorot cahaya mengarah ke sebuah objek yang sama. Persis diatas mereka, di ketinggian 12.000 kaki, terlihat sebuah pesawat raksasa menggantung diam seperti sebuah lantera. Brigade Artillery 37 mulai melepas tembakan. Suara bising tembakan memecah kesunyian pagi. Sebanyak sekitar 1.400 peluru anti pesawat ditembakkan secara beruntun namun pesawat itu tidak bergeming sedikitpun! Pejabat militer segera memerintahkan para pilot pesawat tempur 4th Interceptor disiagakan.

Pukul 4.14 pagi
Tembakan Brigade Artillery 37 masih terus dilakukan secara sporadis. Tembakan sudah dilancarkan hampir satu jam dan belum ada tanda-tanda kerusakan pada pesawat misterius tersebut. Kemudian, secara perlahan-lahan, pesawat itu beserta iringannya bergerak menuju Long Beach dan menghilang.

Pukul 7.21 pagi
Otoritas setempat segera memerintahkan penyalaan listrik. Pada pagi itu terlihat beberapa gedung telah rusak akibat pertempuran singkat itu. 2 penduduk sipil tewas akibat peluru nyasar dan 3 lainnya meninggal terkena serangan jantung akibat ketakutan.

Battle of Los Angeles, Date: February 24–25, 1942, Location: Los Angeles, California, United States, 
Deaths: 5. Photo appearing in Los Angeles Times, 26 February 1942. (wikipedia)



Menjadi Breaking News di berbagai media

Insiden ini segera memenuhi halaman utama surat kabar di seluruh Amerika. Seorang reporter Los Angeles dari Herald Express mengatakan bahwa ia melihat peluru anti pesawat terbang yang dilontarkan militer mengenai pesawat itu. Namun pesawat itu tidak mengalami kerusakan sedikitpun!

Editor surat kabar yang sama bernama Peter Jenkins berkata, "Saya bisa melihat dengan jelas formasi berbentuk V yang terdiri dari sekitar 25 pesawat bergerak secara perlahan melintasi langit menuju Long Beach."

 

Beberapa jam setelah pertempuran itu berakhir, Pemimpin angkatan laut Frank Knox mengadakan konfrensi pers dan mengatakan bahwa keseluruhan insiden ini adalah "alarm palsu" yang muncul akibat "ketegangan karena perang".

Namun pihak pers tidak bisa menerima begitu saja penjelasan ini. Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan.

Komentar Knox segera ditanggapi pimpinan Angkatan Darat dengan mengatakan bahwa pesawat asing itu benar-benar ada dan pertempuran itu nyata. Hari berikutnya, menteri urusan perang, Henry Stimson, mendukung pernyataan Angkatan Darat. Stimson mengatakan bahwa paling sedikit ada 15 pesawat asing yang terlihat bergerak dengan kecepatan sekitar 200 mil perjam.




Dugaan-dugaan yang terjadi pasca insiden

Misteri "The Battle of Los Angeles" tidak pernah bisa dijelaskan hingga hari ini. Beberapa teori coba dikemukakan untuk menjawab identitas pesawat misterius tersebut.


1. Pesawat militer Jepang

Pada 23 Februari 1942, sehari sebelum insiden itu, sebuah kapal selam Jepang I-17 diketahui muncul di permukaan dan menembaki fasilitas pemrosesan minyak dekat Santa Barbara. Laporan yang masuk menyatakan bahwa kapal selam itu kemudian menuju selatan, sama dengan arah Los Angeles.

Maka diduga, bahwa kemungkinan pesawat misterius diatas Los Angeles itu adalah pesawat tempur Jepang yang dikirim untuk mendukung penyerangan kapal selam tersebut. Namun saat Jepang kalah pada Perang Dunia Kedua, mereka mengatakan tidak pernah mengirim pesawat tempur menuju Los Angeles.


2. Pesawat komersial

Dugaan teori yang lain mengatakan bahwa pesawat tersebut adalah sebuah pesawat komersial yang dioperasikan oleh musuh dan diluncurkan dari sebuah pangkalan udara rahasia di Mexico. Namum bukan untuk menyerang, tapi sebagai alat perang psikologis. Teori ini tidak mendapat dukungan bukti yang kuat.


3. Balon Udara

Kemudian, sebagian orang mengemukakan teori balon udara. Mereka mengatakan bahwa Pesawat misterius itu adalah sebuah balon meteorologi yang dilepas di wilayah Los Angeles. Namun teori ini juga tidak mendapat dukungan bukti yang kuat. Para saksi mata mengatakan bahwa objek di langit bukan hanya satu. Angkatan Darat bahkan mengkonfirmasi ada 15 objek yang terlihat. Dari antara 15 objek itu, beberapa bergerak sangat cepat melebihi kecepatan balon udara.


4. Latihan Perang

Kemungkinan ini justru dikeluarkan oleh pihak militer AS sendiri dimasa itu. Dan mereka menyatakan bahwa semua itu dilakukan sebagai “Latihan Perang” agar warga dan penduduk dapat waspada jika ada kemungkinan musuh benar-benar menyerang kota Los Angeles.




Dokumen Rahasia dan pembentukan "Unit Khusus Antar-Planet"

Apapun objek itu, 1.400 peluru anti pesawat tidak bisa menjatuhkannya. Mungkin, ada satu petunjuk kecil yang bisa membuka kunci keseluruhan misteri ini. Pada tahun 1974, berdasarkan Undang-undang Kebebasan Informasi, beberapa dokumen rahasia pemerintah dibuka untuk umum, salah satunya adalah sebuah dokumen sangat rahasia tertanggal 5 Maret 1942, atau 10 hari setelah insiden "The Battle of Los Angeles".

Dokumen itu adalah sebuah memo dari petinggi militer Amerika, Jendral George C Marshall yang ditujukan kepada presiden Franklin D Roosevelt. Isinya memberitahukan bahwa militer Amerika telah menemukan reruntuhan pesawat yang tidak biasa di sebelah timur Los Angeles.

Memo ini diteguhkan dengan pernyataan kepala badan intelijen Angkatan Laut, laksamana Walter S Anderson yang juga mengatakan bahwa Angkatan Laut telah menemukan bangkai pesawat lain yang tidak dikenal di lepas pantai California. Namun memo itu tidak disertai penjelasan tambahan.


Menurut sumber intelijen Amerika, misteri bangkai pesawat asing ini telah memicu Jendral Marshall memerintahkan pembentukan Unit Intelijen Khusus untuk menyelidiki insiden Los Angeles.

Unit itu bernama “Unit Fenomena Antar-Planet” atau Interplanetary Phenomenon Unit(IPU). Unit IPU akhirnya dibubarkan pada akhir tahun 1950-an. Seperti biasa, pemerintah Amerika Serikat menyangkal keterkaitan antara pembentukan IPU dengan insiden Los Angeles.

Apabila memo diatas benar, maka itu berarti 5 tahun sebelum peristiwa Roswell, pemerintah Amerika telah berhasil mendapatkan bukti pertama adanya Benda Terbang Tak Dikenal (BTTD). Mungkin 1.400 peluru anti pesawat yang dilepaskan memang telah berhasil menjatuhkan dua dari antaranya.



Kesaksian Para Saksi Mata yang Masih Hidup

Untuk mengetahui lebih jauh tentang apa yang sebenarnya telah terjadi pada malam itu, pastinya ada saksimata. Sejatinya, pasti ada saksimata disetiap sejarah dan peristiwa.

Hingga kini, dari jutaan pasang mata yang telah mengalami dan menyaksikan peristiwa yang memang nyata dan menghebohkan seantero kota Los Angeles ini, tersisa hanya segelintir. Beberapa diantara mereka masih hidup tersebut, melalui merekalah "sisa-sisa" saksimata dapat diketahui, bagaimana peristiwa itu terjadi.

 

Albert W. Metz, saat itu usianya masih 13 tahun, mengungkapkan kejadian pada malam yang sudah hampir subuh itu sangat mencekam.

Ia tiba-tiba terperanjat dibangunkan oleh suara dentuman-dentuman meriam dan lampu di seluruh kota Los Angeles tiba-tiba dimatikan.

Lalu ia dan adiknya melihat ke luar melalui jendela kamar, mereka melihat banyak lampu-lampu sorot (search light) yang diarahkan dan menyorot ke arah angkasa lalu banyak meriam menembakinya.

Dalam peperangan masa lalu, lampu-lampu sorot biasanya digunakan untuk mencari dan menyoroti objek dilangit, biasanya pesawat terbang musuh, agar lebih mudah untuk ditembak oleh arteleri dari darat.

 

C. Scott Littleton, PH.D, saat itu usianya masih 9 tahun, mengungkapkan bahwa ia mendengar tembakan-tembakan masif secara beruntun.

Ia masih ingat bahwa tembakan-tembakan yang ia dengar berasal dari meriam-meriam ‘darat-anti-udara’ yang ditembakkan dengan tangan (handy aircraft gun).

Ayahnya adalah seorang tentara, lalu ia bergegas berpakaian dan menuju ke markas tentara pada saat itu juga. Sebelum berangkat, ayahnya menyatakan bahwa ada peristiwa sangat penting yang mendesak dan ini adalah "sesuatu yang nyata adanya".

Objek tak dikenal itu sempat melintas diatas dekat rumahnya, lalu benda terbang tak dikenal itu menuju ke arah laut. Tak lama kemudian ia melihat sekelompok pesawat Angkatan Udara AS dari arah daratan, dan mengejar ke arah dimana objek tak dikenal itu terbang. Sejak peristiwa itu hingga akhir hayatnya, ibunya selalu menjuluki benda terbang itu sebagai "kumbang berwarna perak" atau "the silver bug".

 

Dorothy Matich, juga mengisahkan pengalamannya di malam yang mencekam itu. Ia dan adiknya tiba-tiba terbangun karena mendengar tembakan-tembakan beruntun dari banyak meriam di luar rumahnya.

Begitu beruntunnya tembakan-tembakan yang terdengar menggelegar, mengingatkannya mirip suara kembang api disaat perayaan Hari Kemerdekaan Amerika atau "4th of July".

Lalu seketika ibunya masuk ke kamarnya dan segera menyuruh ia dan adiknya untuk cepat-cepat berlindung dibawah tempat tidur mereka. Begitu mencekamnya saat itu, hingga tanpa disadari, ia pun mengompol alias kecing di celana.

Keeseokan harinya, ia dan ibunya memeriksa halaman belakang rumah dan menemukan sebuah proyektil dari meriam 'darat-ke-udara' yang sudah gepeng, seperti sudah mengenai objek itu. Proyektil yang ditemukan ibunya dari sisa-sisa penembakan objek misterius di malam yang mencekam tersebut masii disimpannya sebagai kenang-kenangan dan bukti peristiwa tersebut.

 

Tom Horsfall, ia saat itu sangat takut karena hampir semua orang di kota Los Angeles menjadi panik.

Ia menyatakan bahwa beberapa hari setelahnya, diberitakan ada beberapa korban jatuh pada saat itu karena mereka panik.

Korban-korban tersebut ada yang tewas karena tertabrak mobil atau kecelakaan kendaraan, hingga tewas akibat serangan jantung. "Masa itu memang benar-benar menakutkan", ujarnya dalam kesaksian.

Salah satu saksi juga menyebutkan, bahwa ada kemungkinan bahwa benda atau objek misterius itu jatuh dilaut. Karena pada esok harinya, pihak militer langsung mengirimkan pasukan penyelam disekitar perairan lepas pantai Los Angeles, dimana diperkirakan objek tersebut jatuh.

Tapi hingga kini, bukti berupa reruntuhan atau bangkai UFO itu tak pernah dirilis ke masyarakat dan tetap masih misteri, entah karena "over top secret" atau memang tak pernah ada. Sama seperti insiden ini, yang juga masih menjadi misteri hingga kapanpun.

Kamis, 05 Desember 2013

Misteri Tengkorak-tengkorak Aneh yang Dianggap Keturunan Alien

Ketika para arkeolog menemukan tengkorak-tengkorak aneh berbentuk memanjang di beberapa bagian dunia, segera muncul teori kalau tengkorak-tengkorak tersebut sebenarnya adalah milik para alien yang pada masa lampau mendatangi bumi. Benarkah begitu?

Tengkorak ini telah banyak menimbulkan banyak kesalahpahaman karena bentuknya yang aneh dan tidak biasa. Namun, sebenarnya, ada penjelasan yang masuk akal mengenai keberadaannya.


Elongated Skull

Tengkorak-tengkorak misterius tersebut dinamakan elongated skull atau tengkorak memanjang yang mulai dikenal luas ketika Robert Connolly mempublikasikan foto-foto yang diambilnya dari seluruh dunia.


Kebanyakan tengkorak seperti ini ditemukan di Peru di antara tengkorak-tengkorak suku Inca lainnya. Karena itu, tengkorak memanjang ini juga dikenal dengan sebutan Peruvian Skull atau Inca Skull.

Tengkorak serupa kemudian juga ditemukan di banyak negara lain di dunia, mulai dari Jerman, Perancis, Mesir, Afrika dan yang terbaru adalah di Siberia.

Menariknya, di Mesir kita bisa menemukan relief pada bangunan-bangunan mereka yang menunjukkan adanya tokoh-tokoh yang memiliki bentuk kepala memanjang seperti ini.

Salah satu contohnya adalah ratu Nefertiti yang termashyur. Lalu, konstruksi ulang yang dilakukan terhadap kepala raja Tutankhamon juga menemukan kalau raja ini memiliki bentuk kepala memanjang seperti Nefertiti.

Dari dulu, memang banyak yang percaya kalau bangsa Mesir telah membangun piramida dengan bantuan alien. Adanya relief ini semakin membuat banyak orang yang percaya kalau beberapa tokoh Mesir yang ternama adalah keturunan alien.

Relief yang menunjukkan ratu Nefertiti dengan topi besar.


Raja Tutankhamon dengan kepala memanjang.

Walaupun koleksi Peru adalah yang paling terkenal di dunia, namun tengkorak Peru yang diperkirakan berusia sekitar 1.000 tahun itu bukanlah tengkorak memanjang tertua yang pernah ditemukan.

Pada tahun 1982, para peneliti menemukan tengkorak yang diklaim sebagai milik manusia Neanderthal yang berasal dari tahun 45.000 SM di gua Shanidar di Irak. Ini membuat tengkorak gua Shanidar menjadi tengkorak memanjang tertua yang pernah ditemukan.

Karena karakteristiknya yang aneh, maka spekulasi pun berkembang mengenai asal-usulnya. Lalu, benarkah tengkorak ini milik dari alien atau makhluk misterius lainnya?


Darimana asal Tengkorak ini?

Sebagian peneliti UFO percaya kalau tengkorak ini adalah milik alien atau manusia keturunan alien (alien hybrid). Tetapi, tentu saja teori ini tidak bisa dibuktikan karena argumen ini juga didasarkan pada teori lain (teori ancient astronout) yang juga belum terbukti.

Lalu, peneliti lain menyatakan kemungkinan kalau tengkorak itu adalah milik ras manusia tertentu yang memang memiliki karakteristik kepala seperti itu. Namun, masalahnya adalah tengkorak memanjang ternyata ditemukan tersebar luas di banyak tempat di dunia.

Ini membuat teori ini menjadi semakin tidak mungkin karena penyebaran ras di masa lampau sangat terbatas. Lagipula, hingga hari ini, para peneliti belum bisa mengidentifikasi ras yang dimaksud.

Teori yang lain lagi menyatakan kalau tengkorak memanjang tersebut mungkin adalah hasil dari sebuah penyakit yang mengubah ukuran kepala. Ini cukup bisa diterima karena pada masa modern ini, penyakit seperti itu memang ada. Namanya Craniosynostosis.


Tulang tengkorak bayi tersusun atas beberapa lempeng tulang. Celah di antara lempeng ini disebut sutura. Pada bayi yang baru lahir, sutura ini masih lebar dan belum tertutup rapat.

Jika Sutura tersebut menutup secara prematur, otak bayi akan bertumbuh ke arah sutura yang masih terbuka. Dengan demikian, kepala anak akan mulai memanjang. Inilah yang disebut Craniosynostosis.

Namun teori ini juga dipersoalkan mengingat Craniosynostosis tidak bisa menghasilkan kepala dengan bentuk memanjang yang sempurna. Pada banyak tengkorak memanjang yang ditemukan, bentuknya cukup sempurna sehingga terlihat kalau kepala itu seperti dibentuk dengan sengaja.

Karena itu, sekarang kita akan melihat teori lainnya yang dianggap sebagai jawaban paling masuk akal mengenai asal-usul tengkorak ini.


Cranial Binding - Modifikasi Bentuk Kepala

Menurut teori ini, tengkorak memanjang tersebut dihasilkan dari modifikasi kepala yang memang sengaja dilakukan oleh suku-suku purba. Teknik modifikasi ini disebut Cranial Binding.

Praktek seperti ini cukup umum ditemukan di negara-negara Amerika Latin pada masa lampau. Namun mulai menghilang ketika para misionaris kristen masuk ke wilayah-wilayah itu.

Sebagai catatan, modifikasi tubuh bukanlah sesuatu yang aneh dalam tradisi suku-suku purba di seluruh dunia. Misalnya, kita mungkin mengetahui mengenai suku Karen di Burma yang menaruh banyak gelang besi di lehernya sehingga leher mereka menjadi lebih panjang.

Lalu, praktek Foot Binding yang dilakukan pada perempuan Cina masa lampau yang membuat telapak kaki mereka menjadi lebih kecil dan lain-lain. Mengenai Cranial Binding, kita bisa menemukan tradisi ini disinggung dalam banyak catatan-catatan kuno.


Cranial Binding di dalam sejarah

Hippocrates, pada tahun 400 SM, pernah menulis mengenai sebuah suku yang disebutnya suku Macrocepheles karena praktek mereka dalam memodifikasi bentuk kepala.

Lalu, Freidrich Ratzel dalam bukunya yang berjudul The History of Mankind yang terbit tahun 1896 juga melaporkan adanya tradisi modifikasi kepala di Tahiti, Samoa, Hawai dan New Hebrides.

Lalu, suku Huns di Jerman juga mempraktekkan tradisi ini yang kemudian juga diikuti oleh suku-suku lain yang ditaklukkannya. Praktek serupa juga dilakukan oleh suku Aborigin di Australia dan beberapa suku Indian Amerika seperti Chinookan dan Choctaw.

Princess of the House of Este - Bangsawan Italia abad ke-15

Jika kita tidak memasukkan tengkorak memanjang yang diklaim sebagai kepunyaan manusia Neanderthal, maka mungkin bangsa Mesir adalah bangsa yang paling awal melakukan modifikasi kepala, yaitu sejak tahun 3.000 SM. Ini menjelaskan adanya relief yang menunjukkan beberapa tokoh yang memiliki bentuk kepala memanjang. Jadi, budaya ini cukup mendunia.


Proses Cranial Binding

Proses Cranial Binding dilakukan sejak seorang bayi baru lahir ke dunia. Umumnya, mereka akan menggunakan kulit, tali atau kain untuk mengikat kepala bayinya hingga beberapa tahun ke depan untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan.

Cranial Binding


Modifikasi kepala yang dilakukan oleh suku-suku purba juga tidak hanya untuk menghasilkan bentuk kepala yang memanjang. Kadang, ada suku yang justru menginginkan bentuk kepala yang datar. Ini disebut Flattening Skull atau meratakan tengkorak kepala.


Flattening Skull


Mengapa Cranial Binding Dilakukan?

Umumnya, modifikasi ini dilakukan sebagai tanda kecantikan dan penanda status. Di banyak suku, kepala yang memanjang mengindikasikan kalau ia adalah keturunan ningrat.

Selain itu, ada suku lain yang percaya kalau memanjangkan bentuk kepala dapat meningkatkan kecerdasan seseorang dan membuatnya lebih dekat kepada dunia roh. Kepercayaan ini salah satunya bisa ditemukan di suku di pulau Tomman, Vanuatu.

Lalu, apakah tradisi ini masih bisa ditemukan pada masa kini? Jawabannya adalah: Tentu saja!

Walaupun Cranial Binding dengan teknik yang ekstrim telah lenyap sekitar 100 tahun yang lalu, namun praktek yang lebih moderat masih bisa ditemukan pada masa modern ini.


Cranial Binding di Masa Modern

Misalnya adalah suku Mangbetu di Kongo Utara dan suku Zande di Afrika Tengah. Dalam kasus suku Mangbetu, Modifikasi kepala dilakukan sebagai ekspresi kecantikan dan tanda kepintaran.

Mereka melakukannya dengan mengikat kepala bayi mereka dengan tali. Lalu, ikatan itu akan dikencangkan setiap beberapa bulan sehingga menghasilkan bentuk kepala yang diinginkan.






Walaupun banyak contoh yang bisa kita lihat, sebagian peneliti masih ragu dengan teori modifikasi kepala. Menurut mereka modifikasi yang dilakukan tidak bisa menyamai besarnya tengkorak-tengkorak Peru yang ditemukan.

Namun, Beatrice Blackwood dan PM Danby yang sejak lama menyelidiki modifikasi kepala, percaya kalau ukuran kepala yang dihasilkan bisa berbeda tergantung dengan metode yang digunakan. Ini bisa ditemukan pada praktek salah satu suku di Papua Nugini yang ternyata menggunakan beberapa metode yang berbeda untuk membentuk kepala.

Metode tertentu mungkin bisa menghasilkan ukuran kepala yang super ekstrim seperti pada tengkorak-tengkorak Peru.

Lalu, bukti lain yang menguatkan teori ini adalah fakta kalau tengkorak-tengkorak tersebut ditemukan di wilayah yang suku-sukunya diketahui memang mempraktekkan Cranial Binding, seperti Peru, Mesir dan Eropa.

Jadi, sepertimya penjelasan ini lebih masuk akal dibanding teori lainnya yang tidak didukung oleh bukti yang kuat.

Satu-satunya pertanyaan yang mungkin masih belum terjawab oleh para peneliti adalah mengapa praktek ini bisa dilakukan di banyak wilayah di dunia oleh suku-suku yang berbeda yang terpisah oleh wilayah Geografis yang cukup jauh?

Siapakah yang mengajarkan mereka untuk melakukannya? Apakah mereka belajar dari orang yang sama?

Penampakan Terbaru, Sebuah Gelombang Air Besar di Danau Loch Ness Tertangkap Kamera

Seorang fotografer amatir dikabarkan telah mengambil sebuah foto mengejutkan dari Danau Loch Ness, yang kemungkinan dapat mendorong mereka yang percaya adanya sejenis monster hidup di bawah permukaan danau itu.

Gambar itu diambil oleh David Elder di Fort Augustus, sekitar 37 kilometer di ujung sebelah barat daya Loch Ness, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail.



Di foto itu menunjukkan sebuah gelombang panjang yang tampaknya disebabkan oleh semacam gerakan di permukaan danau. Alhasil, Elder bersikeras bahwa satu-satunya hal yang bisa menyebabkan hal itu adalah sebuah objek hitam padat di bawah permukaan air.

Selain mengambil foto, lelaki asal Kota East Kilbride, di Wilayah Lanarkshire, itu juga masih mampu merekam video adegan misterius itu.

"Kami sedang berada di dermaga di Fort Augustus dan saya ingin mengambil gambar angsa pada waktu itu," kata Elder.


"Dari sudut mata kanan saya tiba-tiba menangkap sebuah area hitam di air sekitar 15 meter panjangnya, yang kemudian menjadi semacam busur gelombang," tambahnya.

Dia menjelaskan air saat itu air masih tenang dan tidak ada riak yang datang dengan gelombang, serta tidak ada kegiatan lain di atas air.

"Air menjadi seperti itu sebab dilalui sesuatu yang padat dan membuat gelombang. Kelihatannya seperti semacam gelombang yang mungkin dibuat oleh papan selancar angin, tetapi tidak ada orang di Danau Loch pada waktu itu, tidak ada perahu, tidak ada," lanjut dia.


Ilustrasi monster danau Loch Ness

Gambar itu tidak diragukan lagi akan memicu imajinasi siapa saja yang percaya cerita bahwa ada makhluk laut yang hidup di Danau Loch Ness, yang merupakan salah satu danau terbesar di Skotlandia karena kedalamannya mencapai 230 meter.

Namun, mereka yang skeptis akan menganggap gelombang itu terjadi karena hembusan angin atau fenomena alam lainnya.

Kisah monster Loch Ness muncul saat abad pertengahan. Namun, kisah itu pertama kali menjadi perhatian publik pada 1933.

Kamis, 28 November 2013

Mungkinkah Ini Penyebab Tornado di Chicago ?



Mungkinkah Ini Penyebab Tornado di Chicago ?



Penampakan UFO kembali terekam kamera dalam bencana alam. Ini semakin mengaitkan UFO ada kaitannya dengan berbagai bencana tersebut.

Sebuah UFO terekam di kamera muncul sewaktu terjadinya bencana tornado hebat di Chicago, AS pada 17 November 2013 lalu. Penampakan UFO ini terjadi di Noblesville, Indiana, Chicago bagian timur, seperti dilansir UFOSightingsDaily.




Sebelum Anda berpendapat ini hanyalah balon, burung atau pesawat biasa, perhatikan bahwa UFO tersebut bergerak dari kecepatan tinggi ke rendah, bahkan bergerak ke bawah dengan sangat cepat. UFO ini mengubah arah dengan cara di luar akal sehat atau teknologi normal.

Mungkin pertanyaan besarnya adalah apakah UFO ini terkait bencana Tornado tersebut?
Masih ingatkah Anda pada tornado serupa yang terjadi di Oklahoma, AS pada 20 Mei 2013 silam juga memperlihatkan sejumlah UFO yang muncul ketika badai tersebut berlangsung.

Para pengamat UFO terkemuka di dunia memang banyak mengaitkan UFO dan makhluk luar angkasa ada di belakang sejumlah bencana alam, karena pada sebelum atau sesudah terjadinya bencana banyak dilaporkan penampakan UFO.

Sejumlah saksi banyak melihat penampakan UFO sebelum bencana gempa dan tsunami dahsyat yang terjadi di Aceh pada 2004, Haiti pada 2010, dan Jepang pada 2011.

UFO dan makhluk angkasa luar juga banyak dikaitkan dengan sejumlah bencana alam besar yang terjadi di masa lampau seperti letusan gunung berapi, banjir besar, dan jatuhnya benda langit dari luar angkasa.

Para pengamat UFO menduga UFO dan makhluk luar angkasa mengendalikan bencana tersebut untuk secara perlahan membentuk peradaban baru dari manusia.

 http://www.youtube.com/watch?v=U8sY-IdJrKg&feature=player_embedded

UFO Ditembak Jatuh di Kapustin Yar, Kawasan Alien RUSIA

UFO Ditembak Jatuh di Kapustin Yar, Kawasan Alien RUSIA
Kalau kamu mengenal Roswell dan Area 51 di Amerika Serikat yang penuh kisah soal alien (khususnya UFO) maka Rusia pun juga punya kawasan serupa yang disebut Kapustin Yar.

Kapustin Yar (Капустин Яр) sebenarnya kawasan yang dibangun sejak 13 Mei 1946 sebagai pengujian roket dan senjata milik militer Soviet. Beberapa kali tempat ini juga jadi ajang uji coba nuklir selama tahun 1957 hingga 1961.

Masalahnya, ada banyak laporan kejadian aneh sehubungan dengan kemunculan pesawat asing atau UFO. Konon, pilot-pilot tempur Rusia sering memergoki keberadaan piring terbang di atas Kapustin Yar.

Misalnya kejadian tahun 1948, radar Soviet mendeteksi keberadaan pesawat tak dikenal. Mig 25 pun diterbangkan mengejar pesawat aneh tersebut. Pilot tempur melaporkan  pesawat asing ini bentuknya seperti cerutu dengan panjang sekitar 20 kaki dan tinggi 10 kaki. Ia juga disilaukan oleh sinar terang yang keluar dari pesawat cerutu tersebut.

Akhirnya pilot Mig 25 diijinkan menembak jatuh karena melawan. Dan memang berhasil ditembak jatuh di atas pegunungan Kaukasian. Disebutkan, tim yang dikirim berhasil memasuki kabin dan menemukan 3 mahluk alien, dua tewas sementara satu masih sekarat.

Tim dokter berupaya menyelamatkan nyawa pilot piring terbang UFO namun gagal. Diidentifikasi, postur alien tersebut setinggi 3,5 sampai 4 kaki, kulitnya biru-kehijauan seperti reptil (mungkin sejenis kulit kadal). Tak berambut, matanya hitam serta jari tangannya panjang.

Penemuan UFO ini masuk dokumen rahasia dan dijaga sangat tertutup oleh KGB (sejenis agen rahasia Soviet) tak boleh bocor ke media. Namun akhirnya bocor juga oleh oknum militer Soviet yang disebarluaskan pada tiga penyelidik Anton Anfalov, Lenura Azizova dan Alexander Mosolov.

Bagaimanapun, kisah penembakan piring terbang UFO ini tetap jadi legenda sampai sekarang. Tiga orang penyelidik tadi hilang tak tahu rimbanya, tanpa diketahui secara pasti identitas mereka sebenarnya.

5 Temuan Thomas Alfa Edison yang Tidak Diungkapkan ke Publik



 5 Temuan Thomas Alfa Edison yang Tidak Diungkapkan ke Publik


Edison adalah seorang pengusaha sekaligus ilmuwan dan penemu besar Amerika Serikat yang memiliki begitu banyak hasil penelitian. Ia juga pendiri 14 perusahaan termasuk General Electric.

Edison telah mematenkan lebih dari 1000 penemuannya di AS. Hasil penelitian besarnya meliputi lampu bohlam, ponograf (gramofon), kamera bergerak, dan dinamo.

Namun, ada pula penemuan-penemuan yang tak terungkap oleh publik. Situs Gearlog mencatat setidaknya ada lima penemuan Edison yang belum begitu banyak diketahui orang.


1. Mesin Bersuara (1868)



Jauh sebelum Amerika menggunakan mesin diebold untuk penghitungan suara, Edison sudah menawarkan alat hasil temuannya bernama Vote Recorder.

Alat ini menghitung suara dengan model pertanyaan Ya atau Tidak. Sayangnya, mesin penghitung suara ini memiliki waktu proses yang lambat. Sampai-sampai salah seorang Ketua Komite Kongres berkata, "Bila ada sebuah penemuan di bumi ini yang tidak kita inginkan, mesin inilah dia."


2. Boneka Bersuara (1877)


Tak hanya menemukan fonograf, Edison juga membesut sebuah versi miniatur dari pemutar musik itu, yang kemudian ditempatkan di dalam sebuah boneka. Fonograf itu kemudian bisa memainkan rekaman sajak untuk anak-anak, sehingga boneka itu seolah-olah berbicara.


3. Baterai Mobil Listrik (1880)


Saat Edison memperkenalkan baterai nikel-besi, ia kemudian memimpikan untuk membuat mobil listrik. Beberapa pembuat mobil seperti Detroit Electric dan Baker Electric, kemudian mengadopsi teknologi yang diperkenalkan Edison itu.

Namun, belakangan dalam sebuah pesta makan malam, Henry Ford memberikan sebuah catatan kecil kepada Edison berbunyi Mobil listrik telah mati. Setelah itu, perkataan itu terbukti kebenarannya. Mimpi Edison tak pernah kesampaian.



4. Film Frankenstein (1910)


Pada 1891 Edison mematenkan kamera film pertama yang dinamakan Kinematograph. Pada 1910, perusahaannya, Edison Manufacturing Company Studio, membuat film Frankenstein, sebuah film yang ia adaptasi dari novel horor klasik karya Mary Shelley.


5. Telepon khusus Arwah (1920)


Temuan ini adalah salah satu subyek yang masih terus diperdebatkan. Edison sempat memberitahukan kepada beberapa media tentang upayanya untuk menemukan cara untuk menelepon orang yang telah meninggal dunia.

Pada 1921 ia mengklarifikasi hal itu dengan mengatakan kepada New York Times, bahwa penemuannya itu bisa mendeteksi unit kehidupan yang di antara yang mati.

Namun, banyak yang mengatakan bahwa Edison gagal total dalam upayanya kali ini. Bila alat ini sudah berhasil ditemukan, mungkin saja yang akan ditelepon paling dulu adalah arwah Edison sendiri.

Rabu, 20 November 2013

Misteri 8 danu yang dipercayai sebagai danau monster




Misteri 8 danu yang dipercayai sebagai danau monster




 sepanjang sejarah, pegunungan tinggi, hutan lebat dan danau tak berdasar, telah dikaitkan dengan kepercayaan orang dan imajinasi. Sehingga beberapa percaya adanya monster.

Teknologi modern memungkinkan untuk menembus perairan terdalam untuk mencari bukti keberadaan monster yang telah lahir dari imajinasi penduduk setempat dan juga pengunjung.

Apakah mereka benar-benar ada atau mereka hanya sebuah produk fantasi, jawabannya mungkin saja ada tempat seperti itu. Di bawah ini ada 7 danau yang diklaim sebagai danau monster di dunia berdasarkan klaim warga setempat yang pernah melihat monster tersebut.


1. Nessie, Monster Danau Lochness



Legenda nessie telah ada sejak sekitar 1500 tahun lalu di sekitar Danau Lochness, Skotlandia. Makhluk ini dideskripsikan sebagai makhluk berleher panjang, memiliki punuk di punggungnya, memiliki panjang 15 sampai 20 kaki, berat sekitar 2500 pon.

Saat itu seseorang sempat mengambil foto Nessie, tetapi hanya bagian punggungnya saja. Pada tahun 1972 tersebar kembali foto-foto nessie yang dipotret oleh seorang mantan kapten angkatan laut bernama Frank Searle. Tetapi foto-foto tersebut diragukan kebenarannya, dan diyakini hanyalah foto seonggok kayu yang terapung .


2. Nahuelito, Monster Danau Mascardi dan Nahuel Huapi


Di sebuah danau di Argentina yang bernama Danau Nascardi, seorang pria melihat sesosok makhluk asing yang dikiranya adalah seekor ular yang belum pernah dilihat olehnya sebelum itu.

Banyak berita yang menyatakan makhluk tersebut adalah Nahuelito (makhluk air yang sering terlihat di danau Nahuel Huapi) dan pernyataan yang paling populer tentang Nahuekito adalah bahwa ia adalah seekor Plesiosaurus yang berhasil selamat.


3. Ogopogo, Monster Danau Okanagan


Ogopogo dipercayai sebagai salah satu plesiosaurus yang selamat dan mendiami Danau Okanagan di Kanada. Misteri ini dimulai pada tahun 1872, saat Ogopogo terlihat di danau Okanagan, dan puncaknya pada tahun 1926 sesosok makhluk misterius muncul di danau tersebut dan ada 30 mobil saksi mata yang melihat makhluk tersebut.

Para saksi mata mendeskripsikan makhluk tersebut sebagai sesosok makhluk yang memiliki panjang 5-6 meter dan memiliki bentuk kepala seperti kambing atau kuda.


4. Champ, Monster Danau Champlain


Misteri ini dimulai sejak ratusan tahun lalu di sebuah danau yang terletak di dekat Oakledge Park, Burlington. Sejak adanya legenda tersebut banyak tersiar kabar mengenai Champ.

Pada tahun 1880 ketika PT Barnum seorang pemilik sirkus terkenal menawarkan $ 50.000 bagi siapa saja yang bisa menangkap Champ hidup atau mati, tetapi hasilnya nihil.

Hingga pada tahun 1977, seorang wanita bernama Sandra Mansi yang sedang berpiknik dengan keluarganya di danau Champlain dan memotret makhluk tersebut. Dan Foto tersebut telah dinyatakan asli dan telah ditampilkan di majalah Time dan majalah The New York Times.


5. Van Golu Canavari, raksasa dari Danau Van di Turki


Danau Van, di Turki bagian timur dekat perbatasan dengan Iran, adalah danau terbesar Turki. 74 mil pada titik terlebar dan 1480 kaki pada titik terdalam. Dikelilingi oleh pegunungan yang curam, beberapa dari mereka tertutup salju.

Pada tahun 1995, Canavari dengan panjang 15 meter dengan paku di punggungnya dikatakan sebagai montser termuda. Sekitar 1000 orang mengklaim telah melihat raksasa ini.

Dan pada tahun 1997, seorang asisten universitas lokal bernama Unal Kozak merekam raksasa tersebut dan mengklaim bahwa dia telah melihatnya secara langsung. Bahkan pemerintah Turki melakukan ekspedisi ilmiah terkait kemunculan canavari.


6. Storsjoodjuret, raksasa Danau ostersund di Swedia


Storsjoodjuret sudah sangat tua dibandingkan dengan monster danau lain. Sebuah legenda ditulis pada 1635 mengatakan bahwa dua penyihir membuat ramuan ajaib yang mengakibatkan penciptaan rakasa ganas yang hidup di danau.

Banyak penampakan terjadi, dan pada abad ke-19, sebuah perusahaan dibentuk untuk mencoba dan menangkap rakasa tersebut, tapi sia-sia. Storsjoodjuret telah digambarkan sebagai makhluk seperti ular dengan gundukan dan kepala anjing atau seperti kucing kecil. Panjangnya 7-15 meter.

Meskipun secara ilmiah tidak dapat dibuktikan keberadaanya, orang-orang Swedia cinta dengan raksasa mereka dan melekat pada keyakinan bahwa raksasa itu mengintai di suatu tempat di kedalaman danau mereka yang indah.


7. Selma, raksasa Danau Seljordsvatnet di Norwegia


Danau Seljordsvatnet dekat Telemark di Norwegia adalah sebuah danau yang sangat dingin seperti yang dibentuk oleh gletser di zaman es terakhir. Sejak beberapa ratus tahun ke belakang, penampakan makhluk seperti ular anaconda raksasa menyerupai kepala anak sapi telah dilaporkan oleh penduduk setempat.

Pada tahun 1880 seorang pria bernama Bjorn dan Gunhild ibunya mengaku telah memotong setengah Selma, melemparkan bagian bawah kembali ke danau dan meninggalkan kepala membusuk di pantai.

Ada sekitar 500 cerita tentang pertemuan dengan Selma pada tahun 2000. Lalu dilakukan ekpedisi untuk menangkap selma tetapi akhirnya dibatalkan.


8. Memphre, raksasa danau memphremagog di vermont / quebec


Danau memphremagog, yang melintasi perbatasan antara vermont di Amerika Serikat dan quebec di kanada, berukuran sekitar 27 mil panjang dan 285 kaki di titik terdalam.

Pada tahun 1816, orang-orang pribumi di wilayah itu mengaku telah melihat ular raksasa hidup di danau. Mereka tidak akan berenang di danau karena takut serangan dari raksasa tersebut.

Sejak itu, sekitar 170 penampakan telah dilaporkan, yang terbaru pada tahun 2003 oleh seorang pria yang mengaku melihat cahaya cemerlang di permukaan danau dan kemudian sesosok makhluk muncul sesaat. Ketika menghilang lagi, ia meninggalkan gelombang besar yang mengangkat beberapa perahu kecil bergejolak di atas air.